Ground Zero adalah novel remaja bergenre horor yang dikemas apik dalam suasana mencekam apabila dibaca seorang diri. Ground Zero menyajikan cerita seram dari berbagai kota di penjuru nusantara. Novel ini ditulis oleh Chandra Widayanthi dan kawan-kawan. Horor yang disajikan begitu mencekam dan terkadang secara tidak sadar akan menengok kiri-kanan begitu selesai membaca pada halaman terakhirnya.
…
ini dongeng tentang seorang nenek yang berjalan terbungkuk-bungkuk dengan tongkatnya seolah mencari jarum yang hilang di dataran yang sangat luas dan kemudian tergambar di permukaan bulan.
Cemara adalah satu buku cerpen yang diterbitkan oleh Grafiti Pers dikemas menarik, ringan dan bagus. Cerpen ini merupakan hasil karya dari Hamsad Rangkuti lahir pada 7 Mei 1943 di Titikuning, Medan Sumatera Utara. Anak keempat dari enam bersaudara ini hidup menderita sejak kecil. Ketiadaan biaya membatasi pendidikan beliau hanya sampai SMA. Sejak 1960 ia menulis cerpen, pada 1964 salah seorang …
Malam Putih adalah kumpulan cerpen-cerpen Korrie Layun Rampan yang mempunyai gaya tersendiri. Yang menonjol dalam cerpen-cerpen yang memang pendek itu adalah suasananya. Ia merupakan parabel-parabel kecil yang tak keliwat berat. Fantasi-fantasinya lebih mengingatkan kita pada puisi daripada mengingatkan kita pada cerita pendek.
Korrie Layun Rampan adalah pengarang muda yang berbakat dan subu…
Pasir Putih Pasir Laut terdiri dari tujuh cerita pendek yang temanya berkisar pada pengalaman manusia yang dirundung cinta berahi. Peristiwa-peristiwa yang terjadi bertalian dengan kehidupan adat dan budaya di Bali. Kejadian-kejadian ditangkap oleh penulisnya dengan pengamatannya yang puitis terhadap dunia sekelilingnya.
“Kemelaratan dan dosa, kata orang, Cuma berjarak selangkah.” Tetapi, lewat kumpulan cerpennya, Muhammad Ali menjengkelitkan anggapan tersebut. Ia adalah seorang penulis yang tidak bisa menyembunyikan simpatinya terhadap masyarakat dari kalangan bawah. Penulis juga mantan Ketua Dewan Kesenian Surabaya (1976-1978), mencurahkan rasa simpatinya tersebut dalam buku kumpulan cerpen yang berjudul …
Ni Komang Ariani termasuk sastrawan Indonesia generasi baru. Namanya baru muncul pada akhir dekade 2000-an. Enam belas cerita pendek dalam antologi ini ditulis dalam rentang waktu 2008-2012, masa yang cukup panjang untuk membuktikan bahwa ia tak sekadar lewat dalam langit sastra
Indonesia. Di tangan Ni Komang perempuan adalah model ekstrem yang bisa dilakonkan untuk menggugat sebuah kenyataa…
Bercerita tentang persahabatan dua gadis kecil, Maimunah, keturunan Madura, dengan Kiyik, gadis Asli Dayak Ngaju, Kalimantan Tengah. Ayah Maimunah, seorang tukang becak yang sudah lama merantau di Kalimantan. Maimunah dan Kiyik sering bersampan berdua saat purnama, di Pelabuhan Danau Mare, Kapuas. Akibat kerusuhan etnis Dayak dan Madura, 18 Februari 2001, menyebabkan perpisahan mereka. Kiyik me…